Rabu, 06 Februari 2019

Perbaikan sistem starter


KEGIATAN BELAJAR
Pemeriksaan Sistem Starter pada Mobil
 Materi selengkapnya dapat diunduh di link Download
TUJUAN PELAJARAN
Peserta Belajar Dapat
-     Mengetes sistem starter pada mobil
-     Melepas dan memasang starter pada mobil

ALAT - ALAT :
·         Kotak alat
·         Voltmeter
·         Ampermeter 0 - 30 V
·         Ohmeter
·         Hidrometer
BAHAN :
·         Mobil atau engine stand
·         Starter
·         Kabel penghubung

WAKTU :
·         Instruksi : 3 jam
·         Latihan : 8 jam



KESELAMATAN KERJA

·         Jangan start mesin selama masih ada orang yang bekerja di bawah mobil. Kopling selalu harus ditekan

TERJADI GANGGUAN PADA STARTER
Langkah kerja :
·         Tes pada mobil

·      Periksa kondisi baterai dengan hidrometer
·      Bila baterai kosong ® isi baterai dengan alat pengisi baterai.
·      Bila baterai terisi di atas 70% ® lanjutkan tes 2






·         Periksa hubungan pada klem - klem kabel baterai Bila hubungan klem - klem baterai kurang baik (kotor, kendor atau korosi) ® perbaiki

·         Matikan sistem pengapian dengan melepas kabel pada terminal 1 (-) pada koil pengapian
·         Ukur tegangan antara terminal-terminal baterai saat di start


·         Bila tegangan terukur kurang dari 10 volt ® isi atau ganti baterai
·         Bila tegangan terukur diatas 10 Volt ®lanjutkan tes 4




·         Ukur tegangan pada terminal “50” saat mesin di-start



 

-     Jika tegangan terukur minimal 10 volt ® lanjutkan tes 5
-     Jika tegangan terukur kurang dari 10 volt ® periksa rugi tegangan dari kunci kontak ke solenoid





-     Ukur tegangan terminal utama starter saat di “ start”
-     Jika selisih tegangan terukur antara tes 3 dan tes 5 kurang dari 0,5 volt ® pengabelan sistem starter baik
-     Jika selisih tegangan terukur antara tes 3 dan tes 5 lebih besar dari 0,5 volt ® lanjutkan tes 6




-     Ukur rugi tegangan pada penghantar antara terminal positif baterai dengan terminal utama motor starter saat di “start”




-     Jika tegangan terukur tetap “Nol” berarti baik® lanjutkan tes 7

-     Jika  tegangan terukur lebih besar 0,5 volt ® periksa hubungan dari baterai, solenoid  dan starter

-     Ukur rugi tegangan antara terminal 30 dan terminal utama pada solenoid saat starter bekerja.
-     Jika tegangan terukur tetap “Nol” ® lanjutkan tes 8.
-     Jika tegangan terukur lebih besar dari 0,25 volt® solenoid diperbaiki atau diganti.

-     Ukur rugi tegangan pada penghantar negatif  antara terminal negatif baterai dengan bodi starter saat di start


-        Jika tegangan terukur  “nol           rangkaian massa baik.


Jika tegangan terukur lebih dari 0,25 volt           perbaiki hubungan massa dari baterai ke bodi dan mesin.


-        Ukur arus utama dan tegangan saat mesin di “start” (tes hubung singkat).
-        Pengukuran arus utama dan tegangan saat mesin di start dengan gigi percepatan tiga dan rem tangan di tarik, rem kaki di tekan.
-        Bandingkan hasil pengukuran tersebut dengan buku manual.
-        Tes hubung singkat ini hanya di lakukan maxsimal 5 detik.

Melepas dan memasang motor starter.
-        Lepas klem negatif baterai
-        Lepas klem 30 dan 50 pada selenoid
-        Lepas motor starter dari dudukannya dengan melepas baut mur pengikatnya
-        Mengontrol kondisi gigi roda gaya
-        Jika bantalan terakhir starter terdapat dalam rumah kopling, perlu diberi sedikit vet sewaktu memasang kembali
-        Memasang kembali dengan urutan kebalikan dari pelepasan

KEGIATAN BELAJAR
Pembongkaran dan Perakitan Starter


TUJUAN UMUM PEMBELAJARAN :
Peserta belajar di harapkan dapat :
1.    Membongkar motor starter pada meja kerja
2.    Membersihkan komponen-komponen motor starter
3.    Merakit kembali komponen-komponen motor starter

ALAT :
BAHAN :
WAKTU :
-        Kotak alat
-        Obeng ketuk
-        Palu besi
-        Kotak Plastik

-        Motor starter bermacam-macam merk
-        Vet
-        Oli
-        Kain lap
-        Bensin
-        Instruksi  : 1 jam
-        Latihan   : 4 jam










LANGKAH KERJA

1. Pembongkaran
-        Jepit starter pada ragum

 

-           Buka mur pengikat klem kabel utama ke motor starter
-           Lepas baut-mur pemegang solenoid
        Lepas solenoid dari motor starter
Goyang-goyangkan solenoid supaya plunyernya terlepas dari tuas penggerak
-        . Buka tutup bantalan
-           Dengan lidah pengukur (fluler) periksa celah samping poros anker antara plat pengunci dan ujung kerangka (rumah starter).
-          Bandingkan hasil pengukuran dengan buku petunjuk
Limit celah aksial : 1,0 mm
-          Buka plat pengunci, pegas dan ring/karet
-           Buka dua baut panjang dan keluarkan kerangka ujung komutator


-           Dengan sepotong kawat baja lepas pegas-pegas sikat dan lepas sikat-sikat dari pemegangnya
        Lepaskan pemegang sikat dari anker



        Buka kerangka kumparan medan dari rumah penggerak pinion


        Buka tuas penggerak dari rumah penggerak pinion
        Lepaskan anker dari rumah penggerak



        Dengan alat khusus keluarkan cincin penyetop dari ring pengunci
        Lepaskan ring pengunci
        Keluarkan pinion beserta kopling jalan bebas dan poros anker


Text Box: Bagian –bagian starter dorong dan sekrup (Toyota)



2. Membersihkan komponen-komponen
-          Bersihkan pinion beserta kopling jalan bebas ---® tanpa dicuci
-          Bersihkan dengan bensin komponen-komponen lainnya --® jangan sampai basah.
-          Keringkan komponen yang dicuci --® ring-ring jangan sampai hilang

Pemeriksaan komponen dilaksanakan dengan melihat petunjuk pada halaman berikutnya.

3. Perakitan
 

-           Tempatkan pinion pada poros anker.
-           Tempatkan cincin penyetop pada poros anker
-           Pasang ring pengunci

-           Dengan ragum tekan ring pengunci periksa bahwa ring pengunci terpasang dengan benar
-           Dengan obeng, pukul pinion dalam usaha memasukkan cincin penyetop ke dalam ring pengunci


 

-        Pasang tuas penggerak pinion pada rumah penggerak
-        Pasang anker beserta pinion pada rumah penggerak
-        Pasang kerangka kumparan medan pada anker

-        Tempatkan pemegang sikat di atas poros anker
-        Dengan sepotong kawat baja pegang pegas sikat serta pasang sikat pada pemegang sikat

-        Pasang kerangka ujung pada poros anker dan pasang 2 baut panjang.
-        Pasang karet, pegas dan plat pengunci.
-        Ukur celah samping anker antara plat pengunci dan kerangka ujung
Limit celah aksial : 1,0 mm
-        Pasang tutup bantalan dengan dua sekrup.
-        Kaitkan solenoid pada tuas penggerak Pasang baut / mur pengikat solenoid.
-        Pasang klem kabel utama ke motor starter

PETUNJUK

Skema vet

Bagian-bagian yang diberi oli atau vet

Penjelasan

1 = Berarti diberi gemuk tipis                dioles gemuk sedikit sekali asal
                                                                  merata dan terbentuk lapisan film
2 = Berarti diberi gemuk ringan           diberi gemuk cukup dan tidak berlebihan
                                                                  Tebal lapisan vet ± 0,1 mm
3.= Berarti diberi gemuk tebal              diberi gemuk banyak. Tebal lapisan ±
                                                                  0,5 -1 mm
4.=. Berarti diberi oli ringan                  diberi gemuk oli sedikit asal merata
                                                                  dan terbentuk lapisan film

KEGIATAN BELAJAR
Mengetes Anker dan Kumparan Medan

Tujuan Pembelajaran :

Peserta belajar di harapkan dapat :
1.    Mengetes anker dengan alat tes 110 volt AC - Ohmmeter - Pipser
2.    Mengetes anker dengan growler
3.    Menentukan kndisi komutator, sikat-sikat beserta pemegangnya dan kopling jalan bebas
4.    Mengetes kumparan medan dengan alat tes 110 volt AC - Ohmmeter - Pipser

ALAT :
-        Ohmmeter - Pipser
-        Tester 110 volt AC
-        Growler
-        Mikrometer - Mistar sorong
-        Timbangan tarik
-        Dial indikator
BAHAN :
-        Motor starter
-        Kertas gosok

WAKTU :
-        Instruksi : 1  1/2 jam
-        Latihan   : 2  ½ jam

KESELAMATAN KERJA :

A.   Mengetes gulungan anker

1.    Dengan alat tes 110 volt - Ohmmeter - Pipser

 

Periksa gulungan anker terhadap hubungan singkat dengan massa
Jika ada hubungan singkat dengan massa anker diganti / diperbaiki



 

-        Periksa hubungan segmen-segmen komutator terhadap kemungkinan putus pada kumparan.
-        Jika  jarum ohmmeter tidak bergerak berarti kumparan putus.

Materi selengkapnya dapat diunduh di link Download






Tidak ada komentar:

Posting Komentar